Sabtu, 19 Mei 2018, bertempat di Aik Kofe, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia-Jakarta ( GMKI Jakarta) dan Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama DKI Jakarta ( IPNU DKI Jakarta ) bersama Global Peace Foundation Indonesia ( GPF Indonesia ) menyelenggarakan kegiatan Bincang Damai Nusantara dengan Tema: “Ceritaku Ceritamu Merayakan Indahnya Indonesia”.

Kegiatan ini dibuka oleh Novan, Perwakilan dari GPF Indonesia yang mengatakan bahwa menjadi tugas kaum muda sekarang ini untuk menjaga toleransi dan keberagaman demi mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. “Sehingga kami meminta setiap kaum muda untuk membagikan cerita tentang toleransi, tentang keberagaman, yang pernah dialami di sekitar nya”.

Selanjutnya oleh Wakil Sekretaris GMKI Jakarta, Carlos Wawo, mengatakan bahwa GMKI  Jakarta berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan toleransi serta keberagaman. “Di GMKI, kami mempunyai motto yaitu Ut Omnes Unum Sint, yang artinya adalah Agar Semua menjadi Satu Adanya, sehingga dalam konteks ke-Indonesiaan, diperlukan rasa persatuan untuk mengikat keberagaman yang ada di sekitar kita yaitu dengan Pancasila”.

kemudian dari IPNU DKI Jakarta, M. Muhadzab selaku Ketua IPNU DKI Jakarta, mengatakan bahwa generasi pemuda zaman now jangan takut untuk bergaul dengan sesama anak Bangsa yang memiliki keyakinan yang berbeda, suku yang berbeda maupun ras yang berbeda. “Yang dimiliki para pemuda sekarang adalah keberanian untuk dapat bergaul dalam keberagaman Indonesia”.

Acara dilanjutkan dengan sharing pengalaman toleransi yang diceritakan oleh Xaverius, kader GMKI Jakarta. Dia menceritakan bahwa di kehidupan kuliah di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, harus bergaul dengan sesama mahasiswa yang semuanya berbeda dari dia. “Bahkan kami berbagi beras agar bisa makan”. Setelah itu pembacaan Puisi dari kader IPNU DKI Jakarta dengan judul “Aku Tak Mengerti Indonesia”

Setelah itu acara dilanjutkan dengan makan malam dan foto bersama.